Menghindarkan Anak dari ‘Ain

Pernah ngga anak mendadak demam padahal sebelumnya sehat-sehat saja? Ataukah anak mendadak rewel padahal sebelumnya anteng-anteng saja?

Kalaupun pernah, biasanya apa yang dilakukan? Menganggap hal itu wajar, evaluasi, atau bagaimanakah?

Kalau saya, ketika mendapati suatu hal yang tidak seperti biasanya, saya terbiasa flashback, mengingat-ingat kejadian sebelumnya. Semacam evaluasi, mencari penyebab kenapa bisa begini begitu, terlepas bahwa itu sudah jadi kehendak-Nya.

Sebagai contoh, ketika misalnya kita sedang mengajak anak bermain atau berinteraksi dengan orang, ga jarang kita denger pujian dari orang lain.

“Iiihh.. gemuk banget sih, embeemm.. gemesiiinn.. pipinya itu loh”

Ga berapa lama setelah dipuji, eh si anak mendadak sakit yang menyebabkan ke-embeman-nya hilang, atau apa-apa yang dipuji tadi hilang. Kalo sudah kecolongan gitu, baru deh nyesel, kenapa bisa lalai mendoakan anak.

Nah, sebagai ikhtiar untuk menghidarkan anak-anak dari ‘ain, kami sebisa mungkin mengajak anak untuk berdoa. Minimal saya sendiri yang mendoakan ketika anak-anak tidak dalam pengawasan saya atau suami.

* * *

Saat keluar pintu hendak bertemu banyak orang, atau hendak masuk mall/pasar

B : “Farid, doa dulu yuk” (Alhamdulillah Farid manut tanpa bertanya)

F : (sambil menengadahkan tangan, dia mengikuti lafal doa yang kami ucapkan, alhamdulillah juga dia udah hafal)

B : “Alhamdulillah. Farid, kalo mau pergi apalagi bertemu banyak orang kita harus doa”

F : “Emang kenapa Bunda”

B : “Agar Allah menghidarkan kita dari gangguan setan” (Saya belum menyentuh wilayah hasad)

F ; “Emang setan jahat ya Bunda?”

B : “Iya, setan itu jahat.”

F : “Farid ga mau ahh diganggu setan, jelek”

B : “Nah, kalo ga mau diganggu, kita harus sering doa”

* * *

Begitulah kira-kira, kami sering mengulang-ngulang pesan tersebut, dan kalau kami terlupa, alhamdulillah dia mengingatkan.

Rabbanaa hablanaa minashshaalihiin.

#Day3
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Leave a Comment

%d bloggers like this: