Perang dengan Makhluk Ghaib

Judulnya kayaknya horor ya? Tapi tenang, isinya tidak semenyeramkan yang dibayangkan.

Sekedar ingin berbagi sedikit pengalaman. Dulu, saya agak tidak percaya hal-hal ginian. Apalagi sejak menikah, ketika ada hal yang ‘aneh’ pada saya, suami bilang itu gangguan (jin). Ahh, rasanya sebel banget dibilang gitu, berasa diri lemah banget (padahal sejatinya emang lemah). Hingga suatu saat setelah lahiran anak pertama, saya sakit (batuk sesak) agak lama, 3 bulan mungkin ada, yang secara medis insyaAllah baik-baik saja. Pernah juga pas tidur siang, bayi saya tetiba nangis kejer kayak kaget & diganggu, sayapun ikut terbangun dan melihat ada sosok berpenampilan serba hitam, rambut panjang, dan pakai ikat kepala ala pakaian orang jawa.

Karena sakit itu menyiksa, dan waktu itu masih ngasuh santri juga, akhirnya saya minta ruqyah ke Abah (mertua). Dari sinilah diketahui, ternyata beberapa keluhan yang saya rasakan memang karena adanya gangguan jin. Singkat cerita, setelah ruqyah (kami menyebutnya terapi Qur’an) alhamdulillah perlahan kondisi saya membaik, tapi bisa dibilang perkembangannya drastis, tidak seperti sebelumnya, yang obat dokter pun ga mempan).

Lahiran anak kedua, beberapa bulan setelahnya saya sakit lagi, sakit yang sama, hanya tidak sesak. Kondisi persis seperti sakit pasca lahiran anak pertama. Minta terapi Qur’an lagi, sembuh. Gantian bayi yang sakit sampai kurus tinggal tulang. Saya sampai stress, bingung, sering nangis sendiri liat kondisi anak. Obat medispun tak mengubah kondisi. Terapi Qur’an lagi, alhamdulillah sembuh. Totalnya mungkin sekitar 5 bulan kami (saya & bayi) sakit gantian.

(Semacam) puncaknyabelum lama ini. Sekitar 2 minggu setelah melahirkan saya batuk, sampai badan saya kurus (agak) kering. Berbagai obat herbal, baik beli maupun bikin sendiri, sampai obat kimia juga tidak mempan. Dan hari-hari saya berasa diserang oleh pasukan-pasukan jin. Sehari bisa beberapa kali. Saya cerita ke Abah dan minta diruqyah. Karena kondisi saya sangat lemah, saya minta bantuan ipar saya sebagai media. Dan subhanallah, ternyata ada banyak sekali jin kiriman yang dikirim dan di’tanam’ di dada saya, ratusan ada, dan lumayan besar-besar. Telisik punya telisik, ternyata saya dikirim sihir oleh seorang dukun dari wilayah X. Sihir hasad. Yang sampai saat ini saya juga tidak tau penyebab hasadnya apa dan siapa yang ngirim.

Pasca terapi pertama, alhamdulillah batuk saya berkurang, bayi saya yang sebelumnya sering muntah juga jadi ga pernah muntah lagi. Saya sudah mulai kuat duduk agak lama. Alhamdulillah wasyukurillah, benarlah bahwa Al Qur’an itu syifa’.

Endingnya, karena setelah terapi pertama saya merasa masih diganggu, saya minta dituntasin. Alhamdulillah, pasukan-pasukan jin yang dikirim ke saya telah masuk Islam semua. Dan saat kami hendak nyari info seputar kenapa, siapa yang kirim sihir, sang ketua pasukan tersebut diserang jin, dan saya melihat ternyata dukun tersebut adalah orang yang mendatangi saya saat saya tidur siang dengan anak pertama saat masih bayi dulu.

Ya Allah, sedih sekali, saya tidak tau kenapa ada yang setega itu, menyakiti orang lain. Kenapa tidak hidup baik-baik saja. Yaa, namanya juga hidup.

Alhamdulillah, setelah terapi kedua ini, esoknya saya bisa masak, nikmatnya makan masakan sendiri, meski abis masak teler lagi, wkwk..

Sekian sekelumit pengalaman.

 

(Dan setelah ini, saya masih diganggu-ganggu, kalo yang ini diceritain mungkin pada takut, wkwk).

1 thought on “Perang dengan Makhluk Ghaib

Leave a Comment

%d bloggers like this: